Resep Espresso Martini yang Eksotis ala The Jungle Club

Resep Espresso Martini 

Espresso martini pertama kali diciptakan pada 1983 oleh bartender legendaris, Dick Bradsell, di Fred’s Club, London. Inspirasinya berawal ketika seorang model terkenal memintanya meracik jenis koktail yang mampu “membangunkan dan memabukkan” secara bersamaan.

Melalui artikel ini kamu akan mendapatkan informasi mengenai resep espresso martini yang enak dan bisa dicoba sendiri di rumah. Berikut adalah resep espresso martini yang eksotis ala The Jungle Club.

Resep Espresso Martini ala The Jungle Club yang Eksotis

Resep Espresso Martini ala The Jungle Club
Image Source: Envato

Jika kamu ingin mencoba resep espresso martini dengan sentuhan lebih unik, cobalah Japanese Coffey di The Jungle Club Ubud. 

Berbeda dengan espresso martini tradisional yang menggunakan vodka, resep ini memberikan profil rasa lebih sophisticated dengan sentuhan Jepang dan atmosfer tropis Ubud. Berikut adalah bahan-bahannya: 

  • Nikka Coffey Malt Whisky – 40 ml
  • Fresh Espresso Shot – 30 ml
  • Vanilla Syrup – 15 ml
  • Coconut foam – sesuai selera

Resep Espresso Martini 

Minuman ini awalnya dikenal sebagai Vodka Espresso dengan bahan utamanya menggabungkan vodka, kopi espresso, dan likur kopi. Sampai akhirnya lebih dikenal luas sebagai espresso martini di kalangan penikmat koktail bar seiring dengan tren gelas martini pada era 1990-an.

Rasio ideal Espresso martini menurut standar internasional yaitu 2:1:1/2 untuk menjaga keseimbangan antara kadar kekuatan alkohol dan intensitas kopi. 

Berikut adalah bahan-bahan lengkapnya menurut Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia:

  • Vodka (50 ml) 
  • Espresso segar (30 ml)
  • Likur kopi (20 ml)
  • Simple syrup (10 ml)

Meskipun dinamakan “Martini”, koktail ini tidak mengandung gin dan vermouth sebagai campurannya, melainkan berbasis vodka dan disajikan dalam gelas martini. Ini yang membedakannya dengan koktail martini lainnya.

Minuman alkohol ini biasa menggunakan 3 biji kopi garnish yang diletakan di atas busa minuman. Arti dari 3 biji kopi di espresso martini melambangkan kesehatan, kekayaan, dan kebahagiaan tradisi koktail Italia.

Tips Agar Espresso Martini Kamu Seenak di Bar

bartender
Image Source: Envato

Membuat espresso martini dengan kualitas setara bartender profesional memerlukan perhatian pada detail teknis yang cermat. Berikut adalah beberapa tips rahasia agar hasil kreasi Anda setara dengan resepi martini cocktail terbaik:

1. Gunakan Espresso Segar dan Panas

Kunci utama untuk menciptakan lapisan busa (crema) tebal adalah dengan menggunakan espresso segar yang baru saja diekstrak. Espresso panas mengandung minyak alami yang membantu menciptakan emulsi busa saat dikocok.

2. Teknik Hard Shake adalah Wajib

Masukkan banyak es batu ke dalam shaker dan kocok dengan sangat kuat selama 15–30 detik hingga shaker terasa sangat dingin. Teknik ini akan menciptakan tekstur creamy dan busa mikro yang stabil, memberikan kesan halus pada minuman minuman spirit.

3. Dinginkan Gelas Sebelumnya

Sebelum menuangkan minuman, pastikan gelas martini sudah didinginkan dengan cara memasukkannya ke dalam freezer atau mengisinya dengan es batu sebentar. Gelas dingin akan membantu menjaga suhu minuman dan mempertahankan kestabilan busa lebih lama.

4. Gunakan Double Strain

Saat menuangkan minuman dari shaker ke gelas, pastikan untuk menggunakan saringan halus (fine strainer) untuk menyaring serpihan es kecil. Ini memastikan minuman tetap mulus dan busa di atasnya tampak bersih dan rapi.

5. Eksperimen dengan Base Spirit

Jika Anda ingin rasa yang lebih kompleks dan mewah, coba ganti vodka dengan Nikka Coffey Malt Whisky, seperti yang digunakan di day clubs atau bar premium. Ini akan memberikan dimensi rasa lebih kaya dan menyempurnakan resepi espresso martini Anda.

Nikmati Espresso Martini yang Eksotis di The Jungle Club

sejoli sedang bersantai menikmati espresso martini di Jungle Club
Image Source: The Jungle Club

Espresso martini tak lagi sekadar minuman klasik, melainkan medium ekspresi bagi kreativitas para mixologist. Di The Jungle Club Ubud, minuman ini dihadirkan sebagai sebuah pengalaman yang lebih berani dan eksotis, terinspirasi oleh suasana hutan Ubud yang penuh karakter.

Keunikan espresso martini di The Jungle Club yaitu berani mengganti vodka dengan Nikka Coffey Malt Whisky dan disempurnakan dengan coconut foam yang lembut serta aromatik. Rasanya seperti menyatukan kekuatan kopi berkualitas dengan sentuhan tropis yang wild. Setiap tegukan terasa intim dan eksploratif, menjadikannya pilihan sempurna untuk menikmati momen santai di tengah atmosfer Ubud.