Mengenal Minuman Mojito dan Fakta-Faktanya

minuman mojito

Menurut sejarah, Mojito merupakan minuman koktail yang berasal dari Kuba, lebih tepatnya dari ibu kota Havana. Minuman ini termasuk salah satu jenis koktail tertua di dunia yang tetap populer hingga kini.

Dari artikel ini, kamu akan memahami secara lebih mendalam apa itu minuman mojito, termasuk asal-usul dan fakta-fakta menarik seputar minuman yang berasal dari Kuba.

Minuman Mojito Adalah

minuman mojito
Image Source: Canva

Secara tradisional, mojito adalah minuman beralkohol tergolong sebagai koktail klasik berkat perpaduan rasa asam, manis, serta aroma mint segar. Jenis alkohol utama yang digunakan sebagai dasarnya adalah rum putih, kemudian dicampur dengan gula, perasan jeruk nipis, daun mint, dan air soda.

Seiring waktu, popularitas minuman yang berasal dari Kuba ini mendorong berbagai inovasi agar minuman ini dapat dinikmati oleh lebih banyak kalangan. Salah satu variasi yang banyak digemari adalah virgin mojito, yaitu versi mocktail dimana sama sekali tidak mengandung alkohol. 

Kombinasi mint, jeruk nipis, gula, dan soda ternyata sudah mampu memberikan cita rasa lezat dan menyegarkan, sehingga ketiadaan rum tidak mengurangi karakter utama racikan ini.

Fakta Minuman Mojito

1. Awalnya sebagai Penjaga Kesehatan

Bahan utama resep mojito seperti jeruk nipis dan daun mint awalnya tidak digunakan untuk gaya hidup, melainkan dikonsumsi oleh para pelaut untuk mencegah penyakit skurvi akibat kekurangan vitamin C serta menjaga sistem pencernaan selama pelayaran.

2. Minuman Para Pekerja

Sebelum dikenal sebagai minuman alkohol yang enak di tempat-tempat mewah, minuman segar ini adalah minuman penyegar yang biasa dikonsumsi oleh buruh di perkebunan tebu Kuba setelah seharian bekerja di bawah terik matahari.

3. Dipopulerkan oleh James Bond

Tren mojito semakin meluas dalam budaya populer modern ketika karakter James Bond (Pierce Brosnan) meminumnya dalam film Die Another Day (2002), menggeser citra martini yang selama ini menjadi racikan khasnya.

4. Bervariasi dengan Rasa Buah

Meski resep klasiknya menggunakan jeruk nipis, saat ini varian buah seperti stroberi, mangga, blueberry, dan leci mojito banyak digemar sebagai inovasi dari minuman  yang menyegarkan.

5. Menggunakan Gula Tebu Asli

Di Kuba, gula tebu kasar lebih dipilih daripada sirup cair dalam pembuatan es mojito agar memberikan cita rasa karamel halus dan menjaga keaslian tekstur minuman.

6. Dinikmati saat Hari Perayaan Nasional

Amerika Serikat bahkan memiliki hari khusus untuk merayakan racikan alkohol ini, yaitu National Mojito Day yang diperingati setiap tanggal 11 Juli.

7. Menggunakan Bahan yang Mudah Ditemukan

Kesederhanaan bahan seperti mint, jeruk nipis, gula, dan soda membuat resep mojito mudah dibuat di berbagai belahan dunia tropis, termasuk di koktail bar, beach club, hingga day club.

8. Inspirasi dari Nama “Mojo”

Nama “mojito” diduga terinspirasi dari saus khas Kuba yang disebut mojo, yaitu saus berbahan dasar jeruk nipis yang biasa digunakan dalam masakan.

9. Harus Disajikan dengan daun Mint yang Tepat

Daun mint dalam minuman alkohol ini sebaiknya hanya dipenyet lembut agar minyak aromanya keluar. Mengirisnya dapat merusak cita rasa dan tampilan visual minuman.

Coba dan Rasakan kesegaran mojito eksotis ala The Jungle Club

Jungle Club Ubud menghadirkan inovasi unik pada minuman klasik dengan Jungle Refresher, sebuah kreasi mojito liar dan eksotis yang menggantikan rum tradisional dengan Jim Beam Bourbon, dipadukan dengan lemon, buah peach, dan kesegaran daun mint. 

The Jungle Club adalah tempat yang pas untuk menutup aktivitas setelah seharian menjelajahi Ubud. Saat tubuh mulai lelah dan pikiran ingin rehat, suasana hijau dan udara segar di sini jadi pelarian yang menenangkan.

Jika kamu ingin bersantai sambil menikmati minuman yang enak, coba datang ke The Jungle Club, salah satu day club cantik di tengah hutan Ubud. Rasakan sentuhan racikan mojito yang liar buatan bartender berpengalaman, yang membuat momen santaimu terasa lebih segar dan berkesan.