Mencari tahu jenis wine dan harganya sebelum membeli bisa membantumu menemukan pilihan yang paling sesuai, baik untuk santai sore maupun makan malam. Wine terbaik biasanya dinikmati saat karakter rasanya bisa berfungsi sebagai pembersih palet sekaligus pelengkap hidangan.
Dari artikel ini kamu bisa mendapatkan informasi dan rekomendasi wine sebelum kamu merencanakan untuk meminumnya. Berikut adalah penjelasan jenis wine dan harganya, dari yang termahal hingga termurah!
1. Red Wine

Red wine dikenal dengan karakternya yang kuat dan sensasi “sepet” khas (tannin) di lidah. Cocok dinikmati bersama steak atau hidangan berprotein tinggi. Soal harga, red wine ini bisa mulai dari IDR 350.000 hingga di atas IDR 1.200.000.
Ada juga red wine harga di atas 10 jut rupiah, biasanya itu adalah varian khusus atau hasil penuaan lama yang lebih kompleks rasanya. Berikut adalah merek-mereka yang sering ada di pasaran:
Merlot
Merlot punya tekstur lembut dan kadar tannin rendah, dengan rasa buah beri dan plum yang manis. Cocok banget buat pemula karena nggak terlalu “berat”.
Paling enak dinikmati sore hari sambil bersantai di tempat yang tenang, misalnya di teras penginapan atau sudut favorit hotel di Ubud yang suasananya asri. Rasanya yang ringan bikin obrolan mengalir tanpa perlu ditemani makanan berat.
Cabernet Sauvignon
Ini adalah jenis wine paling populer di dunia, dengan karakter rasa yang kuat dan berani. Ada sentuhan aroma kayu ek, vanila, dan lada hitam yang intens.
Cocok buat makan malam formal, apalagi kalau menunya steak atau daging panggang. Setelah seharian mengunjungi tempat wisata di Ubud, bersantap malam sambil menikmati Cabernet Sauvignon jadi penutup hari yang sempurna. Buat yang cari wine yang enak dengan karakter tegas, ini jawabannya.
Shiraz
Shiraz punya karakter paling rempah di antara ketiganya, dengan aroma buah hitam matang dan sentuhan akhir rasa cokelat atau smoke yang maskulin. Paling nikmat diminum malam hari, apalagi saat suasana lagi dingin seperti di beberapa tempat hidden gem di Ubud, jadi cocok untuk deep talk dengan teman dekat.
Aroma rempahnya yang hangat cocok ditemani oleh keju tua atau cokelat hitam. Kalau kamu sedang mencari wine harga 3 jutaan dengan karakter unik dan hangat, Shiraz bisa jadi pilihan.
2. White Wine

Secara umum, white wine punya karakter yang lebih ringan, segar, dan aromatik dibanding red wine, karena fermentasinya tanpa kulit anggur. Minuman ini menonjolkan keasaman cerah dengan profil rasa buah-buahan seperti jeruk, apel hijau, hingga buah tropis.
Soal harga, white wine biasanya dibanderol mulai Rp350.000 hingga Rp800.000. Tapi kalau kamu mencari white wine harga 1 jutaan, biasanya itu adalah varian dengan proses pembuatan lebih panjang atau hasil penuaan di tong kayu ek.
Lalu, wine yang enak merek apa? Jawabannya tergantung selera, tapi dua jenis di bawah ini bisa jadi referensi buat kamu yang ingin tahu wine terbaik di berbagai suasana.
Sauvignon Blanc
Karakter Sauvignon Blanc itu segar, garing (crisp), dan aromatik banget. Ada sensasi rasa buah tropis seperti jeruk nipis, markisa, hingga aroma rumput yang khas. Apakah termasuk sweet wine? Sebenarnya lebih dominan asam segar daripada manis, jadi cocok buat kamu yang suka rasa ringan dan tidak berat.
Paling enak dinikmati siang hari saat cuaca terik atau jadi pendamping seafood. Bayangkan kamu sedang bersantai di pinggir kolam renang akomodasi terbaik di Ubud, tegukan Sauvignon Blanc yang sangat dingin bakal terasa sempurna.
Chardonnay
Chardonnay punya tekstur lebih tebal dan “berisi” dibandingkan Sauvignon Blanc. Kalau diproses di tong kayu ek (oaked), rasanya jadi gurih seperti mentega (buttery), dengan sentuhan vanila dan buah pir matang. Buat kamu yang sedang mencari wine paling enak dengan karakter.
Cocok dinikmati saat makan malam dengan hidangan ayam, pasta saus krim, atau ikan bakar. Suasana makan malam yang tenang di restoran mewah di Seminyak atau Ubud akan semakin spesial ditemani segelas Chardonnay.
Rosé
Rosé wine adalah jenis anggur dengan warna merah muda yang cantik, mulai dari merah pucat hingga oranye tembaga, yang dihasilkan dari kontak singkat kulit anggur merah selama fermentasi. Profil rasanya sangat menyegarkan dengan dominasi aroma buah merah seperti stroberi, rasberi, dan semangka.
Kalau kamu sedang mencari referensi jenis wine dan harganya, Rosé bisa jadi pilihan menarik dengan kisaran harga Rp400.000 hingga Rp850.000, tergantung merek dan proses produksi.
Tapi perlu dicatat, wine jenis ini biasanya tidak ditemukan di warung-warung di Bali, kamu perlu mencarinya di wine shop, supermarket besar, atau langsung memesannya lewat layanan reservasi hotel.
Rosé paling cocok dinikmati saat sesi bersantai sore hari menjelang matahari terbenam. Bayangkan menemani perjalanan dari bandara menuju vila atau hotel di Ubud, lalu tiba tepat waktu untuk menikmati segelas Rosé dingin sambil menyaksikan langit senja. Karakternya yang fleksibel dan ringan juga pas untuk garden party, piknik, atau ditemani camilan ringan seperti tapas dan keju kambing.
3. Sparkling/Champagne

Sparkling Wine dan Champagne adalah jenis anggur berkarbonasi yang dikenal karena gelembung gasnya (bubbles) yang memberikan sensasi segar yang “meledak” di lidah. Meski sering dianggap sama, Champagne hanya boleh disebut demikian jika berasal dari wilayah Champagne di Prancis. Selain daerah itu, namanya adalah Sparkling Wine (seperti Prosecco dari Italia atau Cava dari Spanyol).
Secara umum, wine memiliki alkohol 5,5%–20%, tergantung jenis dan proses fermentasinya. Untuk sparkling wine, kadar alkoholnya biasanya berada di kisaran 11-12%.
Kalau kamu menikmati satu gelas wine yang kapasitasnya 240 hingga 360 ml, kandungan alkohol yang masuk ke tubuh tetap perlu diperhatikan agar kamu bisa menikmati malam tanpa khawatir berlebihan.
Berikut adalah pilihan populer untuk sparkling wine dan champagne untuk rekomendasi perayaan spesialmu:
Prosecco (Italia)
Bukan merek, melainkan jenis sparkling wine dari Italia. Rasanya cenderung lebih manis, ringan, dan segar dengan aroma buah apel dan pir.
Sangat populer untuk campuran koktail seperti Mimosa atau Aperol Spritz. Cocok dengan makanan pembuka asin atau gurih, keripik kentang premium, kacang-kacangan, prosciutto, atau buah segar seperti melon dan stroberi.
Cava (Spanyol)
Sparkling wine khas Spanyol yang dibuat dengan metode mirip Champagne, tapi menggunakan anggur lokal. Rasanya lebih kering (dry) dengan sentuhan jeruk sitrus.
Karena karakternya yang kering, Cava pas banget dipadukan dengan Tapas atau gorengan ringan seperti calamari dan kroket untuk menyeimbangkan rasa minyak di lidah.
Local Bali (Sababay / Hatten)
Sparkling wine merek asli Bali yang menggunakan anggur dari Buleleng. Kualitasnya kini sangat bersaing dan cocok dengan iklim tropis Bali karena karakternya yang menyegarkan dan ringan.
Paling pas disandingkan dengan hidangan laut khas Bali seperti ikan bakar atau sate lilit, kesegarannya mampu menyeimbangkan rempah lokal yang kuat.
Moët & Chandon
Merek champagne paling terkenal dan banyak dikonsumsi di dunia. Karakternya seimbang antara buah-buahan dan aroma bunga.
Sering dianggap sebagai standar kemewahan yang bisa diterima banyak orang. Pasangan klasik untuk tiram segar (oysters) atau sushi, teksturnya yang halus melengkapi rasa lembut ikan mentah dan kerang.
Veuve Clicquot
Karakternya lebih kuat dan berstruktur (bold) karena dominasi Pinot Noir, yang memberikan sensasi rasa lebih kaya. Cocok dinikmati bersama keju tua (aged cheese) seperti Parmesan atau hidangan dengan jamur (truffle) dan saus krim.
Dom Pérignon
Ini adalah “kasta tertinggi” dari rumah Moët & Chandon. Hanya diproduksi pada tahun dengan panen anggur sempurna (vintage).
Rasanya sangat kompleks, dengan aroma ragi atau roti panggang yang kuat dan gelembung yang sangat halus dan mewah. Untuk wine sekelas ini, makanan pendamping harus sederhana tapi mewah, kaviar, lobster, atau unggas panggang lembut.
Merek Wine Lokal Bali
1. Hatten Wines
Sebagai merek pelopor di Bali, Hatten Wines memiliki kebun anggur sendiri di Singaraja. Mereka terkenal lewat varian Rosé dan Sparkling Wine (Jepun) yang sudah meraih banyak penghargaan internasional.
Karakternya segar, ringan, dan dirancang khusus agar cocok dengan iklim tropis serta makanan berbumbu pedas khas Bali. Paling enak dinikmati saat makan siang santai (long lunch) atau sebagai pendamping Sate Lilit dan Ayam Betutu. Harganya sangat ramah di kantong, mulai dari Rp250.000 – Rp450.000.
2. Sababay Winery
Berlokasi di Gianyar, Sababay bekerja sama dengan petani lokal di Buleleng. Desain botolnya yang elegan sering dijadikan pilihan untuk hadiah atau jamuan makan malam.
Variannya cenderung sedikit lebih manis dan aromatik, seperti Moscato di Bali atau Ludisia. Cocok dinikmati saat sore hari menikmati matahari terbenam, atau sebagai wine pendamping makanan penutup (dessert wine) seperti buah-buahan dan kue. Harganya juga bersahabat, mulai dari Rp250.000 – Rp500.000.
3. Two Islands/Plaga/Cape Discovery
Ketiga merek ini mengusung konsep “Australian grapes, Bali made”. Jus anggur didatangkan dari kebun terbaik di Australia (seperti Barossa Valley), lalu difermentasi dan dibotolkan di Bali. Rasanya paling mendekati wine internasional: lebih bold dan berstruktur, karena menggunakan varietas anggur klasik seperti Cabernet Sauvignon, Shiraz, dan Chardonnay.
Cocok untuk acara makan malam formal atau pesta di vila. Plaga sering jadi favorit acara santai karena tersedia dalam ukuran besar (cask), sementara Two Islands dan Cape Discovery lebih cocok untuk makan malam serius. Harganya juga sangat terjangkau, mulai dari Rp200.000 – Rp450.000.
4. Isola
Produk dari Cantine Isola ini menggunakan kebun anggur di Bali Utara dengan teknik pembuatan wine ala Italia. Hasilnya adalah wine bergaya Italia yang mengutamakan keseimbangan antara keasaman dan aroma buah yang cerah.
Sangat pas dinikmati bersama hidangan Italia seperti pasta atau pizza, atau sekadar bersantai sore di bar pinggir pantai. Harganya mulai dari Rp300.000 – Rp450.000.
The Jungle Club: Spot Terbaik untuk ‘Sip and Chill’ Bersama Teman
Memahami jenis wine dan harganya sebelum membeli adalah langkah cerdas agar pengalaman menikmati wine-mu semakin maksimal. Dari red wine yang kuat dan hangat, white wine yang segar, rosé yang romantis, hingga sparkling wine yang penuh perayaan.
Kalau kamu ingin mencicipi berbagai jenis wine dalam suasana santai bersama teman, The Jungle Club Ubud menyediakan pilihan wine spesial yang cocok untuk menemani sesi sip and chill sambil menikmati pemandangan sunset yang memukau. Jadi, tunggu apa lagi? Ajak teman-temanmu, pesan wine favorit, dan nikmati malam tak terlupakan di The Jungle Club.

